Ekspedisi Curug Luhur

Alhamdulillah, setelah hampir 1 abad gantung pedal akhirnya paha dan betis kembali beraksi kembali.  Kali ini bersama @vladimier, @tuanpembual, dan @dodot ekspedisi ditujukan ke arah kaki gunung salak, tepatnya air terjun curug luhur, kira-kira 17 km dari kampus IPB Dramaga. Titik kumpul berlokasi di beranda karima, semplak. Salah satu sarang linux tertua di Indonesia. Rutenya adalah : Beranda Karima -> CIFOR -> Kampus IPB Dramaga -> Cinangneng -> Jl.Babengket -> Jl.Abdul Fatah -> Curug Luhur.

Berhubung beranda karima 20 Km jaraknya dari rumah, dan otak saya kali ini masih waras – maka sepeda harus saya “loading” dahulu menggunakan “teknik brutal” dengan bantuan sepeda motor. Mencontek kang Adhitya Wiguna jadilah penampakan ini :

20141227_062158

Kelebihan teknik ini kita tidak perlu mempreteli ban dan frame, cukup ikat dan tempelkan saja ke step motor. Kelemahannya motor tidak bisa berjalan mundur mengingat pedal diikat ke frame agar tidak ikut berputar dan membahayakan ketika berjalan maju.  @vladimier paranoid bila harus gowes di jalan raya maka dari itu beliau sampai duluan di Cinangneng. Saya dan @tuanpembual gowes sesuai rencana rute. Meski diiringi dengan hujan deras alhamdulillah kami berhasil sampai ke target dengan selamat. Berhubung cuaca hujan dokumentasi jadi agak remang-remang, mohon maaf bila fotonya mencederai penglihatan anda. Terima kasih buat @tuanpembual yang telah menjepret foto. Sampai jumpa di rute berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s